Metode Pelaksanaan Pekerjaan Instlasi Listrik (Penerangan dan Daya)

Instalasi Penerangan

a. Lingkup Pekerjaan Melakukan Pembobokan dinding, memasang pipa konduit, pemasangan kabel, pemasangan fitting dan lampu, perapihan, pemasangan daya utama, dan pengujian.
b. Persiapan Pekerjaan
  1. Mengirim program kerja (workplan) termasuk metoda kerja, schedule, perlatan, personil kerja dan gambar kerja yang akan digunakan, untuk memperoleh persetujuan dari Konsultan sebelum pekerjaan
  2. Memberitahu Konsultan secara tertulis paling sedikit 24 jam sebelum tanggal dilakukannya pelaksanaan pekerjaan
  3. Pekerjaan bobokan dinding 
  4. Pekerjaan pasangan pipa konduit
  5. Pekerjaan wireing
  6. Pekerjaan Instalasi komponen penerangan
  7. Pekerjaan Instalasi Panel
Pekerjaan Instalasi Panel Induk


c. Metode Pelaksanaan
Berikut langkah-langkah dalam pekerjaan instalasi elektrikal arus kuat.

  1. Kabel vetical ditanam pada dinding dengan perlindungan pipa conduit yang mana pipa conduit ditanam dalam dinding sebelum pekerjaan plesteran, supaya tidak mudah berubah ketika dinding diplester.
  2. Kabel horizontal diletakan ditray yang tergantung pada plat lantai atau dengan pipa conduit nyang diklem ke plat lantai dengan jarak 1m.
  3. Pekerjaan conduit saklar, stop kotak dan panel dikerjakan sebelum plesteran dan acian dikerjakan agar ada koordinasi antara pekerjaan ME dan finishing jadi halus rapih.
  4. Perkerjaan pemasangan fitting dan armature menunggu kabel dites ketahanannya agar tidak terjadi bongkar pasang.   
  5. Pekerjaan pemasangan fitting, lampu serta komponen lainnya membutuhkan koordinasi antara pekerjaan ME dan pekerjaan plafon.
  6. Untuk komponen elektrikal yang tidak dipasangkan di plafon dapat dilakukan dengan persetujuan direksi.
  7. Penyambungan sparingan  akan dilakukan serapih mungkin dan apabila ada pekerjaan sparingan yang tertinggal akan dilakukan pekerjaan coring.
  8. Panel utama dan panel pembagi listrik dipasang pada dinding yang telah ditentukan rata dan tidak miring.
  9. Semua pasangan instalasi listrik memiliki arde utama pada panel yang berhubungan dengan Swicth grounding system. 
  10. Pemasangan arde / grounding sistem harus memenuhi spesifikasi teknis yang diaturkan. 
  11. Semua kabel yang masuk kedalam panel harus diberi tanda sesuai kegunaannya dan lubang dilindungi karet agar debu tidak dapat masuk. Kabel dia 16mm2 harus diberi sepatu kabel pada panel.
  12. Pada pintu bagian dalam dari pada setiap panel dibuatkan diagram instalasinya termasuk daya cadangan yang sudah direncanakan, serta pada komponen mcb di buat notasi/tanda.
  13. Tes ketahanan kabel sebesar 2 ohm dan grounding serta fitting dan armature selam -/+ 1 x 24 jam.
Contoh Panel Induk Sederhana 3 Phasa


d. Kebutuhan bahan, alat dan tenaga
Bahan:
  • Kabel (NY----XXX)
  • Pipa Konduit
  • Lampu (Sesuai Spesifikasi)
  • Fitting (Sesuai Spesifikasi)
  • Klem Pipa
  • Isolasi
  • Timah
  • Kabel Feeder
  • Kabel T
  • Kabel BC .... mm (Sesuai Spesifikasi)
  • Rak Kabel
  • Fuse/Sekring ... A (Sesuai Spesifikasi)
  • MCB ... A (Sesuai Spesifikasi)
  • MCCB ... A (Sesuai Spesifikasi)
  • Panel Box
  • Paku 
 
Instalasi Stop Kontak dan Saklar

Peralatan:
  • Bor sekrup
  • Palu
  • Gergaji
  • Kunci Pas / Ring
  • Tespen
  • AVO Meter
  • Solder
  • Tang
  • Obeng (+/-)
  • Crimping Tool Kit
  • Waterpass
  • Alat bantu pertukangan
Tenaga :
  • Pekerja
  • Tukang Listrik
  • Kepala tukang
  • Mandor
e. Analisa K3 (Kesehatan Keselamatan Kerja)
Personil
    Pelaksana
    Petugas K3
    Tenaga Kerja

Aspek K3
  • Memasang peringatan area wajib menggunakan  “Pergunakan Alat Pelindung Diri (APD)”
  • Menggunakan Alat Pelindung Diri (APD) terdiri atas : Helm, Sepatu Safety, Sarung Tangan, Masker dan Kaca Mata Kerja.
*) Sesuaikan jenis material yang digunakan


Download file Word disini


#Metode_Pelaksanaan

Metode Pelaksanaan Pekerjaan Instlasi Listrik (Penerangan dan Daya) Rating: 4.5 Diposkan Oleh: Masyarakat Belajar

0 komentar:

Post a comment