Reinforced Cement Concrete (RCC)

Beton jenis Reinforced Cement Concrete (RCC), memiliki tingkat kompresi yang baik namun sangat lemah dalam menahan ketegangan. Oleh karena itu penguatan diberikan di beton dimanapun tegangan tarik diharapkan. Tulangan terbaik adalah baja, karena kekuatan tarik baja cukup tinggi dan ikatan antara baja dan beton itu baik. Karena modulus elastisitas baja tinggi, untuk perpanjangan yang sama gaya yang dilawan baja tinggi dibandingkan beton.

Proses Pengujian Slump Pada Beton
Namun pada zona tarik, retakan rambut pada beton tidak terhindarkan. Bala bantuan biasanya berupa baja ringan atau batang baja berusuk dengan diameter 6 mm sampai 32 mm. Sangkar bala bantuan disiapkan sesuai persyaratan disain, disimpan dalam bentuk pekerjaan dan kemudian beton hijau dituangkan. Setelah beton mengeras, bentuk kerja dilepas. Bahan komposit baja dan beton sekarang disebut R.C.C. bertindak sebagai anggota struktur dan dapat menahan ketegangan serta tekanan tekan sangat baik.

Slump Test Reinforced Cement Concrete (RCC)

Properti dari R.C.C./Requirement of Good R.C.C.
  1. Harus mampu menahan tensile, compressive, bending dan shear forces yang diharapkan.
  2. Seharusnya tidak menunjukkan defleksi yang berlebihan dan merusak kebutuhan servis.
  3. Harus ada penutup yang tepat untuk penguatan, sehingga korversion dicegah.
  4. Keretakan rambut yang dikembangkan harus berada dalam batas yang diijinkan.
  5. Ini adalah bahan tahan api yang bagus.
  6. Bila sudah segar, bisa dicetak sesuai bentuk dan ukuran yang diinginkan.


© CivilTekno

Reinforced Cement Concrete (RCC) Rating: 4.5 Diposkan Oleh: Masyarakat Belajar

0 komentar:

Post a Comment